R.A. Kartini adalah putri Raden Mas A.A. Sosroningrat, bupati Jepara. Meski seorang bangsawan, Kartini sama sekali tak memedulikan kebangsawanannya. Ia menganggap semua orang sederajat dan bersaudara. Tulisannya, "Bagi saya, hanya ada dua macam bangsawan : bangsawan jiwa dan bangsawan budi. Dalam pikiran saya, tidak ada yang lebih gila dan lebih bodoh dari pada melihat orang-orang yang membanggakan apa yang disebut 'keturunan bangsawan'."
Rabu, 27 Juni 2012
Senin, 25 Juni 2012
10 Tanda Zaman Pembunuh Karakter Bangsa
Apa kabar pendidikan karakter hari-hari ini?
Kabar hari ini adalah gambaran karut-marut tentang kecemasan wajah bangsa. Nilai-nilai karakter yang dahulu tertanam, kini tercabut dari akarnya. Pendidikan karakter tak ubahnya nyanyian emosionalitas temporer. Pendidikan karakter terbajak basa-basi pemangku kuasa.
Kabar hari ini adalah gambaran karut-marut tentang kecemasan wajah bangsa. Nilai-nilai karakter yang dahulu tertanam, kini tercabut dari akarnya. Pendidikan karakter tak ubahnya nyanyian emosionalitas temporer. Pendidikan karakter terbajak basa-basi pemangku kuasa.
Bangsa yang Terbuai Sikap Abai
Inilah sikap abai yang mematikan. Wabah demam berdarah adalah kisah tentang sikap abai yang begitu luas merasuk di sunia tropis. Masyarakat kita enggan menjaga lingkunganya agar bersih dan sehat. Nyamuk yang bersliwer nemplok dan menyedot darah hanya dianggap soal biasa. Kita tidak risau dan tidak peduli bahwa nyamuk-nyamuk itu bisa membawa kuman peenyakit, termasuk virus demam berdarah.
Langganan:
Postingan (Atom)
